Jumat, 10 Februari 2017
Traveling Itu Nikmat
PUNYA hobi travelling menjadi kesenangan tersendiri bagi Ika Dina Daniyatul. Berkat jalan-jalan itulah, Dina mengenal banyak hal , mulai banyak tempat dan banyak teman serta pengalaman. Dunia travelling inilah yang sekarang banyak digemari anak-anak muda.
Gadis kelahairan 4 Juni 1997 ini masuk di dunia travelling saat ini makin mudah. "Sudah banyak informasi jalan-jalan keman beserta rute perjalanan," ujarnya. Sehingga , tak ada khawatir nyasar menuju destinasi wisata yang diinginkan tersebut. "Lewat handphone semua ada. Travelling ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri sekarang lebih mudah," ujarnya.
Ke Sempol Berwisata dan Nostalgia
Menurut dia, sesuatu paling indah adalah segala sesuatu ciptaan Tuhan yang Maha Esa, sehingga travelling inilah sebagai salah satu melihat segala ciptaanNya. Terlebih lagi duna travelling juga didukung dengan siaran televisi dan media sosial. Dia menyarankan mumpung masih muda alangkah baiknya jangan waktu jangan di buangdi rumah saja, tidur saja, nonton televisi , ataupun medsos.
Berbicara pertemanan kedekatannya pasti berbeda antara medsos ataupun teman travelling. Sebab, di travelling punya tujuan bareng, susah dan senang bersama. Bisa dikatakan gara-gara jalan-jalan bisa tambah teman. Apalagi, saat ini masyarakat kian sadar bahea banyak orang yang berwisata juga menguntungkan mereka secara jangka panjang.
Berbicara travelling di Bondowoso, Dina paling suka di Sempol. udara segar pegunungan, ala yang masih asri, serta penduduk yang ramah rasanya betah berlama-lama di Sempol. Tak salah, kata Dina, kecamatan paling ujung Bondowoso ini menjadi unggulan pariwisata. Ada wisata gunung berapi, ada padang savana, air terjun, dan perkebunan.
Bahkan, kata dia, Sempol berasa nostalgia masuk ke zaman penjajahan Belanda. Sebab, masih banyak bangunan perkebunan berarsitektur peninggalan Belanda. Untuk foto selfie taupun pre-wedding pun di Sempol tak akan ada habisnya. Terlebih lahi banyak anak muda Bondowoso yang mengeksplor tempat indah di Sempol.
Dia mencontohkan air terjung gentongan dn air terjun busa yang dieksplor pemuda Bondowoso. "Kalau dulu orang tahu air terjun di Sempol, hanya air terjun Blawan dan Kali Pahit," jelasnya. padang savan pun tak hanya ada di Kawah Wurung (Kawu) saja. Ada nama baru padang ilalang dan taman galuh, semua itu juga ada di Sempol.(dwi/wah)
Sumber : Jawa Pos - Radar ijen Senin, 10 Oktober 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar