Senin, 13 Februari 2017

Seru Nge-Jazz di Bondowoso


      CITRA Scholastika bintang tamu di acara Jazz Republik Kopi memang baru pertama kal ke Bondowoso. Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke enam tersebut begitu terkesan menginjakkan kaki di bumi The High Land Pradisi ini. Bukan karena alamnya saja tapi tim Jazz Republik Kopi dinilainya seru dan terencana.

      Tampil di depan masyarakat Bondowoso bagi perempuan kelahiran Jogjakarta 5 Juni 1993 ini sebuh kehormatan sendiri.


Nyaman, Penasaran Ijen


     Terlebih lagi dia terencana dengan matang dan punya konsep yang menawan. Citra pribadi senang dengan segala sesuatu yang terencana dan terkonsep.

     Menurut perempuan berambut panjang tersebut karena dari konsep dan terencana bisa diketaui kesungguhan menggelar acara. Dengan konsep dekorasi menggunakan background stasiun kereta api, tentu pengalaman baru Citra dalam bermusik.

      Dia pun tak salut dengan ide pakai tempat stasiun Bondowoso tersebut. Bahkan, tambah Citra, lebih kagetnya adalah acara dengan konsep bagus dan terencana tersebut timnya bukan dari event organizer (EO) tapi para pegawai bank. "BIsa dikatakan Bank Jatim Bondowoso ini multi talent. Dan membawa saya kembali ke bandara," ujarnya.

     Citra sendiri pun cukup senang di Bondowoso pun banyak idolanya. Bahkan, kata dia, sebelum datang ke Bondowoso para fans sudah tanya kapan tiba di Bondowoso. Tampil di Jazz Republik Kopi juga sekaligus album baru Citra. Intinya, kata dia, album barunya tersebut tatanan musiknya lebih dewasa. "Bertambahnya umur citra, lebih idealis, dan lebih matang konsep," ujarnya.

     Dia pun membocorkan ada 12 lagu di album barunya. Untuk lagu andalan adalah turning back to you  yang juga jadi soundtrack film. Selain itu lagu barunya yang marak di radio adalah you n me tersebut pun di Jazz republik kopi berduet dengan dengan masyarakat. Di penghujung tahun ini disiapkan lagu berjudul patah hati.

     Berbicara Bondowoso, Citra pun sudah kenal daerah tersebut sudah lama. "Bondowoso sudah tersengar, sering banget dari dulu. Tapi lebih ke Ijen nya," tambahnya. Penasaran terhedap Ijen pun belum terlunasi, usai tampil di Jazz Republik Kopi Citra harus langsung ke Bandara Juanda.(dwi/wah)

Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen Selasa, 18 Oktober 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar