Rabu, 25 Januari 2017

Ingin Bekerja Mandiri


     SALAH satu hal uang diinginkan Iflahah Diah Bararah adalah menjadi wanita karir. Keinginan itu sudah terwujud saat ini. Dia bekerja sebagai frontliner ticketing PT KAI Daop 9 Jember.

     Saat mengikuti acara pembukaan Museum Kereta Api di Bondowoso beberapa waktu lalu, dia mengungkapkan rasa syukur atas karirnya selama ini. Sebab dia sudah menjadi wanita karir.

     Menurutnya, wanita karir adalah orang yang mempunyai keinginan untuk bekerja dengan mandiri. Tentunya yang penuh tanggung jawab dalam pekerjaanya yang dilakoni. "Tentunya untuk mencapai cita-cita yang diinginkan," jelasnya.

Penuh Tanggung Jawab dan Iklas

     Perempuan yang berasal dari jalan Banyuwangi No 177 Tegal Rejo Mayang, Jember ini mengaku jika pekerjaannya saat ini sangat asik baginya. Rasa asik ini muncul ketika dirinya melayani dan bertemu banyak orang. Apalagi dari sekian banyak orang itu, tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda. "Pelayanan harus dinomor satukan, maka harus bisa melayani dengan sesempurna mungkin," akunya.

     Tentunya satu hal yang harus dikuasai dalam pekerjaannya itu adalah penguasaan karakter. Dimana harus paham dengan macam-macam karakter. Selain itu salah satu yang menjadi prinsipnya adalah selalu tersenyum. Sebab dengan senyuman saja, seseorang akan berperilaku berbeda. "Apa lagi senyum adalah sebuah ibadah," terangnya.

     Prinsip itulah yang digenggam erat arjana S1 FKIP Bahasa Inggris Unmuh Jember. Menurutnya, salah satu prinsip standar pelayanan itu harus memuaskan para pelanggan. Sebab suatu usaha akan maju ketika pelayanannya bagus.

     Diluar kesibukan bekerja, perempuan yang akrab disapa lif ini suka mendengarkan musik. Jenis musik yang dia sukai adalah lagu ngebeat dan mellow. Baginya mendengarkan lagu merupakan salah satu penghilang penat. Disaat dirinya merasa penat dengan pekerjaan, musiklah yang menjadi teman pelipurlara. "Saya suka dengerin lagu K-Pop dengan judul Replay dari Shinee," ujarnya.

     Berbicara pekerjaan, menurutnya apappun pekerjaan itu baik. Asalkan halal dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Sebab sesuatu jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh maka hasilkan akan bagus.

     Hal itu dengan prinsipnya, yakni menjalani tanggungjawab apapun dengan iklas dan sabar. Maksud prinsipnya adalah, bahwa tiada sesuatu tanggungjawab yang mudah. Sehingga harus iklas dan sabar. "Sebab Tuhan yang akan membimbing kita," tandasnya. (hud/wah)


Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen Sabtu, 3 September 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar