Jumat, 03 Maret 2017

Senangnya Ikut Baksos


MENJADI petugas medis sudah impian Ayu Amalia sejak kecil. Paling menginspirasi bagi dia sebagai sosok orang kesehatan adalah memberikan bantuan pengobatan bagi pasien. Sejak kuliah di Akbid Dharma Praja, Ayu merasakan senang jadi petugas medis saat membantu kegiatan pengobatan katarak gratis di Rumah Sakit NU di Wonosari, kemarin (30/8).

Puas Bisa mengabdi untuk Masyarakat

Kegiatan sosial untuk masyarakat tak mampu yang menggandeng beberapa pihak membantu Ayu begitu semangat membantu dengan senang hati. "Orang luar saja baksos di Bondowoso. jauh-jauh mereka semangat membantu warga yang tak mampu dan bermasalah dengan matanya. Masak jadi orang Bondowoso diam saja," ujarnya.
Dia pun tersanjung menjadi bagian acara sosial itu, meski, bukan menjadi orang yang langsung menangani pasien hanya memberikan arahan kacamata  mana yang cocok, Ayu tetap senang. Ya dia merasa apa yang diimpikan saat kecil dulu, itu nyata. "Rasanya itu senang, melihat mereka datang penuh harapan dan pulang bisa tersenyum," ujarnya.
Perempuan 21 tahun ini menjadi pengalaman pertamanya terjun langsung di ratusan masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan. Ya, bagi dia hal seperti inilah yang ditunggu-tunggu mahasiswa yang sekolah di ilmu kesehatan seperti Ayu. "Ini termasuk pengabdian terhadap masyarakat," imbuhnya. Jadi tri dharma perguruan tinggi diterapkan semua.
Tri dharma perguruan tingg, diantaranya pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Poin ketiga inilah yang seringdilupakan sebagai mahasiswa, jika itu diterapkan rata-rata dipenhujung masa kuliahnya yakni KKN.
Terlebih lagi untuk petugas medis, rasanya mereka ingin berbondong-bondong untuk bertugasdi kota. Padahal, kata dia, di tingkat kabupaten dan pedesaan petugas medis bisa dikatakan kurang. Jika tri dharma perguruan tinggi ini berjalan di semua mahasiswa, tentu cita-cita sebagai mahasiswa yang dicintai masyarkat itu tercapat. Lebih-lebih bisa jadi solusi menjembatani antara si miskin dan si kaya.
Kegiatan-kegiatan sosial seperti baksos seperti inilah yang dibutuhkan. Ayu dan tantangan mahasiswa saat ini. Serta semakin banyak ikut baksos seharusnya menjadi pertimbangan rekuitmen tenaga kerja. Sebab, kegiatan sosial ini ada hal lebih untuk jadi orang yang peduli dengan keadaan sekitar. Jika, di dunia kerja mereka juga akan peduli dengan sekitarnya termasuk teman-temannya. Dia pun berharap di Bondowoso sering-sering mengadakan acara baksos dan tak lupa ajaklah pelajar dan mahasiswa. Sehingga ada tongkat estafet menanamkan jiwa sosial ke pemuda. (dwi/wah)



Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen, 31 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar